Love bombing
Strikland & McLaren (2017)
Afeksi intens & cepat di fase awal, lalu menurun drastis setelah komitmen.
"Aku rasa kamu jodohku" — di minggu pertama.
Detector Library
Setiap detector berbasis riset akademik atau benchmark lapangan. Klarinta AI tidak menghakimi — kami menyebutkan apa yang terdeteksi, beserta kutipan & konfidensinya.
Love bombing
Strikland & McLaren (2017)
Afeksi intens & cepat di fase awal, lalu menurun drastis setelah komitmen.
"Aku rasa kamu jodohku" — di minggu pertama.
Gaslighting
Sweet (2019) — Sociology of gaslighting
Realita dan ingatan Anda diputarbalikkan secara konsisten.
"Kamu salah paham, aku nggak pernah bilang gitu."
DARVO
Freyd & Birrell (2013)
Deny, Attack, Reverse Victim & Offender — strategi pelaku saat dikonfrontasi.
"Kamu yang selalu mulai duluan, aku korbannya."
Kontrol & cemburu berlebihan
Stark (2007) — Coercive control
Kontrol jadwal, pakaian, kontak sosial, akses keuangan.
"Kenapa nggak balas chat-ku selama 30 menit?"
Push-pull cycle
Skinner (1957) — adapted to relationships
Pola mendekat-menjauh berulang yang menciptakan ketergantungan emosional.
Romantis 3 hari, ghosting 2 hari, romantis lagi.
Isolasi sosial
Johnson (2008) — Intimate terrorism
Mengisolasi pasangan dari keluarga, teman, atau support system.
"Temanmu itu jelek pengaruhnya, mending jangan kamu temui."
Pig-butchering scam
FBI IC3 Report 2024
Trust building → ajakan investasi platform tidak dikenal → "profit" hanya simulasi.
"Aku punya platform crypto yang aku biasa pakai, ROI 15%/bulan."
Hero persona
Whitty (2013) — Online romance scam
Profesi prestisius (dokter di zona perang, pilot, engineer offshore) untuk legitimasi & alasan jauh.
"Aku tentara PBB sedang misi di Suriah."
Sob story extraction
Whitty (2013)
Cerita tragis berulang (sakit, kecelakaan, keluarga meninggal) yang memicu empati & permintaan uang.
"Mama sakit kanker, butuh biaya kemo darurat."
Alasan jarak konsisten
Cross & Holt (2021)
Selalu ada alasan tidak bertemu, tidak video call, jarak fisik permanen.
"Sinyal di sini jelek banget, nanti aja ya."
Tekanan finansial
Buchanan & Whitty (2014)
Permintaan uang dengan eskalasi nominal & urgensi buatan.
"Transfer dulu 2 juta, darurat banget, besok aku ganti."
Urgensi manipulatif
Cialdini (2001) — Influence
Tekanan waktu palsu untuk mencegah berpikir rasional.
"Sekarang harus bayar, kalau enggak hangus selamanya."
Identity evasion
Whitty (2013)
Menolak verifikasi identitas, ID palsu, foto tidak konsisten.
Selalu menolak share KTP atau location.
Inkonsistensi cerita
Statement Validity Analysis (Köhnken 2004)
Detail biografis berubah seiring waktu.
Minggu 1 bilang Bandung, minggu 3 "udah pindah Jakarta sebulan".
Kritik Gottman
Gottman (1999) — Four Horsemen
Menyerang karakter ("kamu egois") bukan perilaku spesifik.
"Kamu emang nggak pernah mikirin orang lain."
Penghinaan Gottman
Gottman (1999) — Four Horsemen
Sarkasme, ejekan, eye-roll — prediktor terbesar perceraian.
"Hebat ya, baru kerja udah ngerasa paling sibuk."
Defensif Gottman
Gottman (1999) — Four Horsemen
Menolak tanggung jawab, balik menyalahkan, memutar percakapan.
"Aku gini gara-gara kamu yang duluan."
Stonewalling Gottman
Gottman (1999) — Four Horsemen
Diam total, menutup diri, menolak respons saat konflik.
Tidak ada balasan selama 24 jam saat sedang ada masalah.
Asimetri komunikasi
Vela et al. (2017)
Rasio pesan, inisiasi, kedalaman antara dua orang.
User mengirim 80% pesan, pasangan 20%.
Konflik nilai inti
Schwartz Values Theory (1992)
Pertentangan di area: agama, karier, anak, keluarga, uang.
"Aku nggak setuju kalau anak kita harus muslim."
Orientasi masa depan
Stanley & Markman (1992)
Frekuensi diskusi konkret tentang masa depan bersama.
"Kalau kita beli rumah nanti, di mana enaknya?"
Repair attempts
Gottman (2011) — Marriage clinic
Upaya memperbaiki suasana saat konflik (humor, permintaan maaf, sentuhan emosional).
Setelah ribut: "Maaf ya, aku capek aja tadi."
Upload export WhatsApp. Laporan personalized siap dalam 5 menit.
Mulai Analisa — Rp 24.900 →